Biar baik biar buruk tetap dicinta dan berusaha memperbaiki segala keburukan yang dicinta.
Inilah cinta, siap sedia berkorban, demi kebahagiaan yang dicinta, bukan semata cinta karena cantik atau tampan.
Melihat setangkai kembang mawar harum, tangan memetik hidung menciumi, membelai-belai, kemudian si kembang layu dan si pemetik membuangnya jijik.
Inilah sifat cinta nafsu, cinta buta, cinta berahi!

